facebook
^Back To Top

  • 1 Studio Legale Gnata
  • 2 Studio Legale Gnata
  • 3 Studio Legale Gnata
  • 4 Studio Legale Gnata
  • 5 Studio Legale Gnata
  • 6
  • 7

  
Istiadat Mistis Jepang di Hutan Aokigahara

Istiadat Mistis Jepang di Hutan Aokigahara

Jepang familiar dengan adat istiadat bunuh dirinya. Orang-orang Jepang yang mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri biasanya dikerjakan di hutan aokigahara yang berlokasi di sebelah barat laut dari Gunung Fuji. Hutan ini memiliki cerita yang cukup angker Sehingga acap kali disebut dengan hutan bunuh diri. Bagi yang berharap mengenal informasi Jepang lebih mendalam berkaitan hutan aokigahara ini karenanya perlu menyimak sebagian hal berikut ini.

 

Kawanbar beberapa fakta berkaitan dengan hutan aokigahara yakni sebagai berikut. Perlu dikenal bahwa hutan ini bukan cuma hutan bunuh diri bagi orang-orang Jepang saja, karena hutan ini telah diakui oleh dunia sebagai hutan bunuh diri. Luas dari hutan aokigahara yaitu 3500 hektar dan dipenuhi dengan pepohonan yang rimbun. Pasalnya ada cukup banyak mayat yang tak ditemukan karena hutan ini terlalu lebat sehingga mayat menjadi hilang selamanya. Diprediksi ada sekitar 100 orang yang berhasil mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri di tempat ini setiap tahunnya.

 

Saat orang Jepang mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri, mereka tak menganggapnya sebagai dosa. Bahkan di negara ini terdapat ritual bunuh diri dengan Samurai yang ada saat era feodal dan hal ini sungguh-sungguh dihormati. Lazimnya ritual ini dijalankan ketika dirinya mengalami kejatuhan atau ketika pemimpin mati. Namun demikian ritual ini tak lagi dilaksanakan karena akan menyebabkan beragam efek bagi masyarakat Jepang. Informasi Jepang berkaitan bunuh diri ini telah diketahui oleh masyarakat dunia.

 

Perlu dikenal bahwa ada pelbagai upaya yang sudah dikerjakan untuk mencegah bunuh diri hal yang demikian. Bahkan pemerintah Jepang sudah memasang sebagian kamera keamanan di bagian pintu masuk di hutan ini serta meningkatkan jumlah dari penjaga keamanan. Kecuali itu ada cukup banyak peringatan yang dipasang di sebagian spot lokasi hutan untuk mengurangi tingkat bunuh diri. Akan melainkan langkah yang dilakukan ini tidaklah berprofesi secara optimal sebab angka bunuh diri tetap saja tinggi.

 

Pasalnya hutan ini sangatlah mistis dan konon suasananya sungguh-sungguh mencekam. Kebanyakan orang Jepang mengakhiri hidupnya dengan cara menggantung leher, dan sistem ini sudah benar-benar populer. Diperkirakan hutan aokigahara ini berhantu karena arwah dari orang-orang yang bunuh diri itu bergentayangan.

 

Sekian berita Jepang terkait dengan adat istiadat mistis yang ada di hutan aokigahara. Padahal hal ini merupakan kultur yang acap kali dikerjakan oleh masyarakat Jepang, akan namun perlu diambil hikmahnya bahwa mengakhiri hidup dengan bunuh diri bukanlah jalan yang ideal.
Copyright © 2013. Studio Legale Gnata - P. IVA 03873970275